Cara Merawat dan Menyembuhkan Kanker Paru Paru

Berhenti merokok adalah langkah atau tindakan yang paling penting yang dapat mencegah kanker paru-paru. Banyak produk-produk seperti permen karet nikotin, semprotan nikotin, atau inhaler-inhaler nikotin, mungkin bermanfaat bagi orang-orang yang mencoba berhenti merokok. Mengecilkan paparan pada merokok pasif juga suatu tndakan pencegahan yang efektif.

Metode-metode yang mengizinkan deteksi dini kanker-kanker, seperti helical low-dose CT Scan, mungkin juga bermanfaat dalam mengidentifikasi kanker-kanker kecil yang dapat diebuhkan dengan resection secara operasi dan pencegahan dari kanker yang menyebar luas dan tidak dapat disembuhkan.

Perawatan Kanker dan Paru-Paru

Seperti dengan kanker-kanker lain terapi mungkin diresepkan dengan tujuan menyembuhkan atau pengangkatan serta pembasmian suatu kanker, tidak hanya itu juga sebagai meredakan atau meringankan (tindakan-tindakan yang tidak mampu menyembuhkan suatu kanker, namun dapat mengurangi nyeri atau sakit para penderitaan). Lebih dari satu tipe terapi mungkin diresepkan.

Pada kasus-kasus demikian terapi yang ditambahkan untuk memperbesar efek-efek dari terapi primer dirujuk sebagai adjuvant therapy. Sebuah contoh dari adjuvant therapy adalah kemoterapi atau radio terapi yang dimasukan setelah pengangkatan suatu tumor secara operasi dalam rangka memastikan bahwa semua sel-sel tumor telah dibasmi.

Berikut adalah langkah-langkah yang dilakukan oleh dokter dalam merawat pasien penderita kanker paru-paru :

1. Operasi

Pengangkatan tumor secara operasi umumnya dilaksanakan untuk tingkat terbatas (tingkat I atau kadang tingkat II) NSCLC dan adalah pilihan perawatan untuk kanker yang belum menyebar di luar paru-paru. Kira-kira 10%-35% dari kanker-kanker paru-paru dapat diangkat melalui operasi, namun pengangkatan tidak selalu berakibat pada suatu penyembuhan karena tumor-tumor mungkin telah menyebar dan dapat terjadi kembali pada suatu waktu kemudian.

Prosedur operasi yang dipilih tergantung dari ukuran dan lokasi tumor. Ahli-ahli bedah harus membuka dinding dada dan mungkin melakukan suatu pengangkatan suatu bagian dari satu lobe, atau suatu pengangkatan dari satu keseluruhan paru-paru (pneumonectomy).

2. Radiasi

Terapi radiasi mungkin dikerjakan sebagai suatu perawatan untuk keduanya NSCLC dan SCLC. Terapi radiasi menggunakan sinar X berenergi tinggi atau tipe-tipe radiasi lain untuk membasmi sel-sel kanker yang membelah atau membagi. Radiasi diberikan secara eksternal, dengan menggunakan suatu mesin yang mengarahkan radiasi pada kanker, atau secara internal melalui penempatan unsure-unsur radioaktif pada kotak-kotak yang disegel di dalam area dari tubuh tepat tumor berlokasi.

Terapi radiasi tidak membawa resiko-resiko dari operasi utama, namun ia dapat mempunyai efek-efek sampingan yang tidak menyenangkan termasuk keletihan dan kekurangan energy. Suatu jumlah sel putih yang berkurang, membuat seseorang lebih peka terhadap infeksi dan tingkat-tingkat platelet darah yang rendah (membuat penggumpalan darah lebih sulit)

3. Kemoterapi

Keduanya NSCLC dan SCLC mungkin dirawat dengan kemoterapi. Kemoterapi merujuk pada pemberian obat-obat yang menghentikan pertumbuhan sel-sel kanker dengan membasmi mereka atau mencegah mereka membelah atau membagi. Kemoterapi mungkin diberikan sendirian, sebagai suatu adjuvant pada terapi operasi atau dalam kombinasi dengan radioterapi. Sejumlah obat-obat kemoterapi telah dikembangkan. Obat-obat yang berdasarkan platinum telah menjadi paling efektif dalam perawatan kanker-kanker paru. Kemoterapi mungkin diberikan sebagai pil-pil, sebagai suatu infuse melalui urat nadi atau sebagai suatu kombinasi dari keduanya.

Perawatan Kekambuhan Kanker Paru-Paru

Kanker paru-paru yang kembali setelah perawatan denganĀ  operasi, kemoterapi atau terapi radiasi disebut kekambuhan (recurrent atau relapsed). Jika suatu kanker kambuh dibatasi pada satu lokasi dalam paru-paru, kanker itu mungkin dapat dirawat dengan operasi. Tumor-tumor kambuh umumnya tidak merespon pada obat-obat kemoterapi yang dimasukkan sebelumnya

Karena obat-obat yang berdasarkan platinum umumnya digunakan pada awal kemoterapi dari kanker paru-paru, obat-obat ini tidak bermanfaat pada kebanyakan kasus-kasus dari kekambuhan. Suatu tipe kemoterapi yang dirujuk sebagai kemoterapi baris kedua digunakan untuk merawat kanker-kanker yang kambuh yang sebelumnya telah dirawat dengan kemoterapi dan sejumlah dari cara kemoterapi baris kedua telah terbukti efektif pada perpanjangan kelangsungan hidup.


=====================================

>>> Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme) Membantu Menghambat Pertumbuhan Kanker/Tumor dan Memelihara Daya Tahan Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Obat Kanker Paru Paru and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.